Di Situ

Di matamu, butaku menemukan cahaya
Di lisanmu, bisuku menemukan suara
Di telingamu, tuliku menemukan gemaa
Di jejakmu, lumpuhku menemukan langkahnya
Di hatimu, sukmaku tiada rasakan hampa
Di genggammu, tanganku rasakan jalannya
Di bibirmu, keluku menemukan kata
Di sentuhmu, matiku menemukan asa
Di belakangmu, kutemukan arah
Di sampingmu, kutemukan nyaman
Di depanmu, kutemukan tujuan
Di dirimu, kutemukan rasa itu
Kita, episentrum dunia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dialog Antara Sang Koruptor dan Tuan Malaikat

LULLABY

Resonansi Saya Terhadap 2020