celotehan

otakmu berpikir
tapi nuranimu mati
lisanmu bertutur
tapi sadarmu sekarat
ragamu berlaku
tapi jiwamu lapuk

paham darimu lenyap
menyisakan hampa di sanubari

segala kau lahap pasti
segala kau cerna habis
menyisakan ampas sampah
meninggalkan intisari penting

pengetahuanmu membusuk
hati nuranimu meranggas
otak cerdasmu terpuruk

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dialog Antara Sang Koruptor dan Tuan Malaikat

LULLABY

Resonansi Saya Terhadap 2020