Karang, Ombak, Nebula, Bintang

Dalam diam aku menghitung bintang di malam
Tak sebanyak hari yang kuhitung denganmu di angan

Kugurat sebongkah nebula di angkasa
Tak seindah sakit yang kurasa untukmu

Debur rinai ombak berderak desah merdu
Tak semerdu nada sunyi nyanyian laraku

Karang masih menantang tegar di lepas laut
Kenapa pula aku tak kuasa tegar untukmu

Karang, Ombak, Nebula, Bintang
Bagai dariku, diriku untukmu






tepat di ujung februari, pesisir kondang merak
*puisi yg di request salah satu teman saya*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dialog Antara Sang Koruptor dan Tuan Malaikat

LULLABY

Resonansi Saya Terhadap 2020